Minggu, 14 April 2013

CLOUD COMPUTING


Perkembangan IT saat ini menuju dengan konsep-kosenp social networkingnya,openess, share, colaborations, mobile, easy maintenance, one click, terdistribusi / tersebar, scalability, Concurency dan Transparan, Saat ini terdapat trend teknologi yang masih terus digali dalam penelitian-penelitian para pakar IT di dunia, yaitu Cloud Computing. Akses data dari mana saja dan menggunakan perangkat fixed atau mobile device menggunakan internet cloud sebagai tempat menyimpan data, applications dan lainnya yang dapat dengan mudah mengambil data, download applikasi dan berpindah ke cloud lainnya, hal ini memungkinkan kita dapat memberikan layanan aplikasi secara mobile di masa depan. Trend ini akan memberikan banyak keuntungan baik dari sisi pemberi layanan (provider) atau dari sisi user.

Trend saat ini adalah dapat memberikan berbagai macam layanan secara teristribusi dan pararel secara remote dan dapat berjalan di berbagai device, dan teknologinya dapat dilihat dari berbagai macam teknologi yang digunakan dari proses informasu yang dilakukan secara otsourching sampai dengan penggunaan eksternal data center [3]. Cloud Computing merupakan model yang memungkinkan dapat mendukung layanan yang disebut ”Everything-as-a-service” (XaaS) [6]. Dengan demikian dapat mengintegrasikan virtualized physical sources, virtualized infrastructure, seperti juga sebaik virtualized middleware platform dan aplikasi bisnis yang dibuat untuk pelanggan didalam cloud tersebut.

Ada beberapa keuntungan yang dapat dilihat dari perkembangan Cloud Computing ini, seperti :
  1. Lebih efisien karena menggunakan anggaran yang rendah untuk sumber daya
  2. Membuat lebih eglity, dengan mudah dapat berorientasi pada profit dan   perkembangan yang cepat
  3. Membuat operasional dan manajemen lebih mudah, dimungkinkan karena system pribadi atau perusahaan yang terkoneksi dalam satu cloud dapat dimonitor dan diatur dengan mudah
  4. Menjadikan koloborasi yang terpecaya dan lebih ramping
  5. Membantu dalam menekan biaya operasi biaya modal pada saat kita meningkatkan reliability dan kritikal sistem informasi yang kita bangun.
(Struktur Cloud Computing)

Terdapat tiga komponen platform = computer desktop, mobile devices dan cloud, dengan memperhatikan masalah kemudahan dan keamanan, dimungkinkan dapat dengan mudah para user untuk pindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain dimana saja. Software as a services (SaaS): perkembangan dari web 2.0, perpaduan dengan online application SAAS, Dapat memungkinkan kolaborasi dan integrasi manajemen tools semua devices. Interkoneksi Sel Grid computing muncul untuk menyatukan banyak CPU yang bekerja secar pararel untuk menyelesaikan suatu pekerjaan tertentu. Integrasi CPU ini bias saja dilakukan dalam sebuah network lokal atau internetworking yang tersebar di seluruh dunia. Interkoneksi ini membentuk cel-cel yang saling terintegrasi secara private atau public atau kedua-duanya. 
Infrastructure as a Service (IaaS), Platform as a Service (PaaS), Software as a Service (SaaS)

CONTOH APLIKASI CLOUD COMPUTING

Terkait dengan artikel sebelumnya mengenai “Aplikasi Perkantoran di Era Cloud Computing”, pada artikel kali ini akan dibahas beberapa contoh aplikasi perkantoran berbasis Cloud Computing. Aplikasi perkantoran berbasis Cloud Computingmemungkinkan kolaborasi kerja secara online dengan segala fitur yang ada seperti penyimpanan data secara online, layanan rapat online, pembuatan berbagai jenis dokumen, dan banyak hal lain.

Untuk bisa memberikan gambaran yang lebih jelas, akan dibahas lebih mendalam mengenai kekurangan dan kelebihan beberapa contoh aplikasi perkantoran yang ada, yakni Google Apps, Office 365, dan Zoho, dilihat dari beberapa aspek.

  • Google Apps




Google Apps terdiri dari sekumpulan aplikasi berbasis cloud dengan beberapa bagian utama yaitu Google Apps Email, Kalender, Drive, Docs, Sites, serta Vault (pengarsipan). Saat ini paket Google Apps terdiri dari 3 pilihan yaitu :
  1. Google Apps-Free, dapat digunakan secara cuma-cuma,  diperuntukkan bagi penggunaan personal atau kelompok dengan maksimal 10 pengguna dimana masing-masing akan mendapat kapasitas penyimpanan email sebesar 10 GB.
  2. Google Apps for Business, jumlah pengguna tidak terbatas dan masing-masing pengguna mendapat kapasitas email sebesar 25 GB, jaminan waktu operasional 99,9%, pengelolaan perangkat seluler, pe-nonaktif-an iklan, dukungan 24 jam sehari. Paket ini berbayar sebesar 5 USD per pengguna per bulan dengan masa uji coba gratis selama 30 hari.
  3. Google Apps for Business dengan vault, memiliki fitur dasar yang sama dengan paket Google Apps for Business namun memiliki kemampuan dalam hal pengarsipan email dan kebijakan retensi. Untuk dapat menggunakan paket ini, pengguna dikenakan biaya sebesar 10 USD per pengguna per bulan.
  • Office
 Office 365 merupakan sekumpulan aplikasi Microsoft Office System berbasis Cloud Computing sehingga dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Layanan Office 365 terdiri dari beberapa bagian utama yaitu Office Web AppsOffice Professional Plus,SharePoint OnlineExchange Online, dan Lync Online. Office 365 menyediakan berbagai paket dengan berbagai kategori diantaranya Small BusinessesMidsize Businesses and EnterprisesEducation, serta Government dengan harga yang bervariasi dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Paket Small Business dengan fitur yang hampir sebanding dengan Google Apss for Business ditawarkan seharga 6 USD per pengguna per bulan dengan masa uji coba gratis selama 30 hari.

  • Zoho




Sebagaimana Google Apps dan Office 365, Zoho terdiri dari sekumpulan aplikasi berbasis Cloud Computing sehingga memungkinkan pengguna untuk mengakses melalui situs yang disediakan. Aplikasi perkantoran yang ditawarkan oleh Zoho terdiri dari 3 kategori utama yaitu Business Apps, Collaboration Apps, serta Productivity Appsdengan jumlah aplikasi mencapai lebih dari 20 jenis. Aplikasi pada Zoho dapat digunakan secara Cuma-Cuma oleh pengguna individu. Namun Zoho menawarkan berbagai jenis paket untuk bisnis atau perusahaan dengan berbagai kategori sesuai dengan jenis kebutuhan pengguna. Paket penggunaan aplikasi perkantoran bagi perusahaan dikenakan biaya sebesar 3 USD per pengguna per bulan untuk edisi standar, sedangkan untuk edisi premium dikenakan biaya 5 USD per pengguna per bulan dengan masa uji coba gratis selama 15 hari.



Komputasi Modern


Manusia telah mengenal angka dan perhitungan sejak berabad-abad yang lalu. Bangsa romawi pun telah dapat menghitung sistem kalender dan rasi bintang. Seiring dengan perkembangan zaman manusia pun melakukan perhitungan-perhitungan yang lebih kompleks. Otak manusia juga mengalami keterbatasan dalam menghitung angka yang jumlahnya bisa berdigit-digit, kemudian diciptakan alat sempoa untuk menghitung, kemudian dekembangkan menjadi kalkulator, Karena semakin berkembangnya alat dan kebutuhan semakin banyak pula data-data yang ingin dihitung, dan mulailah ide pembuatan untuk membuat komputer sebagai alat hitung dengan konsep komputasi modern.

Awal mulanya diciptakan computer pada masa pertama penciptaannya, adalah untuk membantu manusia dalam melakukan pengolahan dan penghitungan data. Hal ini dikarenakan jumlah data yang harus diproses semakin banyak dan semakin kompleks. Bayangkan bila untuk menghitung data, manusia pada waktu dulu masih menggunakan kertas, dan alat bantu manual yang belum canggih seperti sekarang ini. Bila data yang harus diproses semakin bertambah banyak, maka secara otomatis tingkat keakuratan data semakin berkurang, dan prosesnya pun semakin melelahkan.

Oleh karenanya diciptakan sebuah alat komputasi modern yang bisa membantu dan memudahkan manusia dalam menghitung. Selain itu dibutuhkan pula alat penghitungan yang bisa secara otomatis menghitung program bila kita masukkan sebuah program. Sehingga, terciptalah computer sebagai alat hitung yang bisa memenuhi segala kebutuhan tersebut hingga sekarang kita gunakan dengan fungsi yang semakin beragam dan kompleks.

Tonggak awal inilah yang kemudian dinamakan era komputasi modern. Dan ilmu yang mempelajari hal ini kemudian dijadikan sebagai sub ilmu dari ilmu computer. Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat focus dari komputasi modern pun mulai meluas hingga menyentuh bidang ilmu lainnya seperti sains, dan permasalahan sosial yang menyangkut masyarakat umum. Sehingga komputasi modern tidak lagi membicarakan masalah teknis computer tapi bagaimana sebuah permasalahan di pecahkan dengan menggunakan algoritma computer.


Sejarah Komputasi Modern

Tonggak sejarah awal dari komputasi modern, adalah dengan diciptakannya computer dengan menggunakan arsitektur Von Neumann. Namun, banyak tokoh yang bisa kita angkat dan sebagian diantaranya juga dianggap sebagai bapak komputasi modern, seperti halnya Von Neumann.



Salah satunya adalah nama George stibitz. George Stibitz secara internasional diakui sebagai ayah dari komputer digital modern. Sementara bekerja di laboratorium Bell di November 1937, Stibitz menciptakan dan membangun sebuah relay berbasis kalkulator ia dijuluki sebagai “model k” (k disini maksudnya untuk “kitchen table/meja dapur”, yang merupakan tempat dimana ia membuat relay tersebut). Penemuannya tersebut menjadikan ia sebagai orang pertama yang menggunakan sirkuit biner untuk melakukan operasi aritmatika.
         





Tonggak berikutnya di bawa oleh Von Neumann. Von Neumann dilahirkan di Budapest, ibu kota Hungaria, pada 28 Desember 1903 dengan nama Neumann Janos. Di tahun 1926 pada umur 22 tahun, Von Neuman lulus dengan dua gelar yaitu gelar S1 pada bidang teknik kimia dari ETH dan gelar doktor (Ph.D) pada bidang matematika dari Universitas Budapest. Von Neumann sangat tertarik pada hidrodinamika dan kesulitan penyelesaian persamaan diferensial parsial nonlinier yang digunakan, Von Neumann kemudian beralih dalam bidang komputasi. Von Neumann menjadi seorang konsultan pada pengembangan komputer ENIAC, dia merancang konsep arsitektur komputer yang masih dipakai sampai sekarang. Arsitektur Von Nuemann adalah seperangkat komputer dengan program yang tersimpan (program dan data disimpan pada memori) dengan pengendali pusat, I/O, dan memori.

Arsitektur ini digunakan oleh hampir semua komputer saat ini. Arsitektur Von Neumann menggambarkan komputer dengan empat bagian utama: Unit Aritmatika dan Logis (ALU), unit kontrol, memori, dan alat masukan dan hasil (secara kolektif dinamakan I/O).

Cloud computing adalah perluasan dari konsep pemrograman berorientasi objek abstraksi. Abstraksi, sebagaimana dijelaskan sebelumnya, menghapus rincian kerja yang kompleks dari visibilitas. Komputasi awan adalah sebuah paradigm baru dari konsep yang sebenarnya sudah ada. Beberapa aplikasi yang sangat akrab dari cloud computing adalah icloud (produk dari Apple) dimana user menyimpan data-data phonebook mereka di server Apple, bukan lagi di handphone mereka. Selain contoh it ada juga contoh dari satu provider Indonesia XL, yaitu XL Klik, dimana dengan menginstall XL Klik User sudah dapat menikmati beberapa aplikasi jejaring social, yang sebenarnya aplikasi itu terinstall di server XL, bukan di handphone mereka. Sehingga mereka bisa merasakan hp mereka seperti handphone yang jauh lebih pintar dan mahal.